Menyelami Keindahan Alam dan Kesehatan

Menyelami Keindahan Alam dan Kesehatan

Banda Aceh - Siswa/i SLB YPPC berkunjung ke KamiKita bersama Aceh Youth Action. Kamis, (15/02/2024).

Siswa/i SLB YPPC Banda Aceh berkunjung ke KamiKita bersama Aceh Youth Action, yang terletak di Gp. Mulia, Jl. Laksamana No.21, Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari yang dihadiri langsung oleh Dra. Kasidah, M.Pd selaku Kepala Sekolah SLB YPPC Banda Aceh, Eva Rista Ramadhani, S.Pd selaku Waka Kesiswaan, Bayu Satria selaku ketua Aceh Youth Action bersama teman-teman. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Ibu Ana selaku penanggung jawab kelas alam dan bapak Indra penanggung jawab lapangan di KamiKita.

"KamiKita merupakan salah satu komunitas di Banda Aceh yang terinspirasi dari pandemi covid-19 dimana apabila hanya memberikan bantuan berupa uang maka akan terbatas tidak bisa berkelanjutan, kemudian ibu Heni bersama teman-teman membuat kebun urban farming supaya bisa dinikmati oleh semua orang dalam jangka waktu yang panjang" ungkap Ibu Ana selaku penanggung jawab Kelas Alam

Perkebunan organik menjadi destinasi menarik bagi peserta didik SLB YPPC yang ingin menjelajahi keindahan alam sambil belajar tentang pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui kunjungan ke perkebunan organik peserta didik SLB YPPC dapat memahami pentingnya praktik pertanian yang lebih alami dan menyelaraskan diri dengan siklus alam.

Pertama-tama, mengunjungi perkebunan organik memungkinkan untuk lebih memahami bagaimana tanaman dibudidayakan tanpa menggunakan pestisida atau pupuk kimia. Petani organik menggunakan metode-metode seperti kompos, penanaman berkelanjutan, dan pengendalian hama alami untuk menjaga kesuburan tanah dan kesehatan tanaman. Ini memberikan wawasan yang berharga tentang betapa pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem pertanian.

Pada kesempatan ini para peserta didik diajak berkeliling kebun KamiKita dimana mereka diajarkan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan yang terdapat di kebun KamiKita, pemanfaatan sampah rumah tangga menjadi kompos, penggunaan arang dan peternakan ikan secara organik. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan teh menggunakan bunga telang dan jeruk nipis dan penanaman benih bunga matahari.

Dengan demikian, mengunjungi perkebunan organik tidak hanya merupakan pengalaman yang menyenangkan tetapi juga edukatif. Ini memberikan kesempatan bagi peserta didik SLB YPPC untuk menyelami keindahan alam, memahami pentingnya pertanian berkelanjutan dan mendukung gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.